Merkava Mk.2B, Main Battle Tank Buatan Israel Yang Dijuluki Raja Padang Pasir

Merkava Mk.2B - Raja Padang Pasir




Merkava Mk.2B merupakan sebuah Main Battle Tank(MBT) yang berasal dari Israel. MBT ini merupakan kendaraan tempur dari varian Merkava Mk.2 dan merupakan pengembangandari Merkava Mk.1 yang pernah dibuat oleh Israel.
Hadir sebagai MBT yang paling unik pada jamannya. Tank ini menjadi sosok yang menakutkan bagi setiap negara yang ingin menumpas Israel dari tanah airnya dan mampu membawa kemanangan Israel di setiap pertahanannya.
Sejarah
Hadirnya perang dingin memulai babak baru dalam teknologi perang, Teknologi tumbuh dengan sangat pesat beriringan dengan memanasnya dua negara besar yang saling unjuk gigi dalam memamerkan kekuatan militernya sebagai pusat adidaya dunia.
Salah satu alustisa kendaraan militer yang paling berpengaruh dalam unjuk gigi kekuatan ini adalah Tank, terutama Mian Battle Tank (MBT). Banyak negara mulai mengembangkan Main Battle Tanknya sendiri setelah suksesnya Centurion sebagai salah satu MBT paling sukses pada jamannya. Daya Serang yang besar, mobilitas yang tinggi, dan lapisan baja yang kuat menjadi sebuah persyaratan standar umum yang ada pada Main Battle Tank(MBT) pada saat itu.

Israel dengan Centurion selama Perang 6 Hari

Efek perang dingin ini juga membawa salah satu pertikaian besar dalam sejarah timur tengah. Setelah perang dunia kedua, sebuah konflik besar terjadi pada timur tengah, khususnya hubungan antara orang arab dengan orang yahudi, politik dan agama bercampur aduk menjadikan soal hubungan mereka semakin memanas. Hasil dari konflik itu membawa bangsa Yahudi akhirnya berhasil memiliki negara mereka sendiri dan memroklamasikan kemerdekaannya.

Israel mendeklarasikan kemerdekaannya

Perang Timur Tengah semakin berkecamuk dan semakin memanas. Liga Arab yang bersekutu dengan blok timur terus menggempur Israel dari berbagai sisi. Mereka unggul di semua alustista militernya dan menyerang Israel dengan daya serang yang tinggi. Mulai dari perang 6 hari hingga perang Yom Kippur, tapi Israel tetap bertahan dan mampu menegakkan bendera mereka di tengah-tengah padang pasir berdarah itu.

Magach 6A selama Perang Yom Kippur

Hanya saja saat Perang Yom Kippur terjadi, Israel sadar bahwa perang itu menjadi batas alustista militer Israel. Peralatan mereka yang usang sebenanya kalah jauh dibandingkan dengan liga arab yang mendapatkan suplai dari blok timur. Mereka mulai merencanakan untuk membuat Main Battle Tank mereka sendiri.
Pada Februari 1964, Israel sendiri aslinya sudah memiliki ide untuk membangun MBTnya sendiri. Idenya sendiri cukup unik, yaitu dengan membeli peralatannya berasal dari Prancis dengan cara membeli lisensi AMX-30. Mereka berencana untuk membuat hullnya sendiri, tapi berturet AMX-30. Sayangnya ide ini tidak terealisasikan setelah Inggris menerima pembelian MBT Chieftain pada Israel pada tahun 1966.
Pada tahun 1967, 2 Chieftain akhirnya sampai di Israel dan dilakukan uji coba kelayakan. Hasil dari uji coba tersebut berpendapat bahwa Chieftain harus dimodifikasi lagi agar bisa bertahan dalam cuaca panas padang pasir timur tengah.

Chieftain yang ingin dibeli Israel

Pada tanggal 17 Oktober, Israel resmi membeli lisensi MBT Chieftain dari Inggris dan pada bulan Apirl 1969, Israel mengirimkan delegasinya untuk mempelajari pembangunan Tank Chieftain di Inggris. Sayangnya di tahun yang sama ada perdebatan dalam pemerintah Inggris, yaitu soal apakah dizinkannya Chieftain dijual dan dibangun di Israel, meskipun kementrian pertahanan setuju untuk menjualnya kepada Israel, tapi Kementrian Luar Negeri Inggris sangat menolaknya karena alasan politik. Perdebatan tersebut dimenangkan oleh Kementrian Luar Negeri Inggris dan pada bulan Desember 1969, Inggris resmi membatalkan pembelian lisensi Chieftain kepada Israel (dan bersama Prancis) mereka juga menolak mengimport seluruh persenjataan kepada Israel.
Sejak saat itulah, Israel pada Bulan Mei 1970 mulai melakukan penelitian untuk membangun MBT mereka sendiri. Berbekal dengan blueprint Chieftain serta pengalaman mereka dalam perang dan apa yang kru tank butuhkan, Proyek bernama "Merkava Program" diterima pada 20 Agustus 1970, sekaligus tanggal tersebut merupakan ulang tahun kelahiran Merkava.

Purwarupa Merkava

Berbagai purwarupa selesai pada tahun 1974 dan dilakukan uji coba kelayakan di tahun yang sama. Selanjutnya tank tersebut dinamakan sebagai Merkava. Merkava mulai dikenalkan kepada publik melalui majalah militer Amerika Armed Force Journal pada 4 Mei 1977. Purwarupa Merkava juga selesai diperbarui dan dilakukan uji coba kelayakan lagi pada 26 April 1979, setelah itu Merkava Mk.1 akhirnya resmi bertugas di Militer Israel pada 29 Oktober 1979.

Pelatihan Merkava di Padang Pasir Negev

Merkava Mk.2B pada tahun 1983 mulai dibuat dan menjadi pengembangan Merkava Mk.1 selanjutnya dan merupakan varian Merkava Mk.2. Meskipun Merkava Mk.1 dan Merkava Mk.2 hampir tidak ada bedanya, tapi Merkava Mk.2 diberikan impruvisasi agar mampu berperang di dalam kota serta menahan bendungan dari serangan-serangan kecil.

Tidak ada yang terjadi pada Merkava Mk.2B

Desain
Sebagai sebuah MBT, Merkava di desain lebih berbeda dari MBT pada umumnya. Berbagai penelitian pada perang dahulu serta kondisi tempat perang yang mereka alami selama ini melahirkan kesimpulan bahwa proteksi kepada kru lebih diutamakan dan dijadikan prioritas pertama. Ide ini sangat tidak umum bagi MBT yang dibuat pada zaman tersebut
Isarel lalu mencoba mengevaluasi dari tank-tank yang pernah mereka gunakan, seperti Sho't dan Magach. Mereka lalu awalnya mencoba membuat purwarupa yang berasal dari tank-tank tersebut.

Purwarupa Merkava dengan turet Magach

Setelah mereka mendapatkan desain dan purwarupa tersebut, mereka menyadari bahwa untuk memberikan perlindungan lebih baik pada kru, tank harus memiliki armor dengan teknologi komposit armor. Sayangnya ide ini susah di realisasikan, karena Teknologi Komposit Amor sangat mahal dan Israel bukan seperti negara adidaya sekutunya, Amerika Serikat yang punya dana sangat banyak.
Kehabisan ide, Israel lalu mencoba mencari data-data tank yang ada di seluruh dunia, salah satu yang mencuri perhatian mereka adalah tank yang berasal dari Swedia, Strv-103. Desain Strv-103 menaruh mesinnya berada di depan sehingga seluruh kru berada di belakang. Hal tersebut menginspirasi mereka untuk menjadikan mesin pada Merkava sebagai pelindung utama tank tersebut sehingga terjaminnya keselamatan kru terjawab dengan baik.

Mesin Strv-103 yang ada di depan menjadi salah satu inspirasi penempatan mesin di depan oleh Merkava

Mesin Merkava yang ada di depan

Salah satu hal yang menarik dari desain Merkava juga terdapat dalam hull tank tersebut. Mesin yang berada di depan menjadikan ruang di belakang jadi lebih lega dan dapat diisi dengan peluru atau beberapa tentara di dalamnya.  Jadi mereka bisa membuat Merkava jadi Pengangkut Tentara jika diperlukan. Uniknya lagi mereka bisa keluar dari belakang juga melalui jalur tersebut sehingga kru tank bisa langsung evakuasi keluar lewat belakang jika tank sudah tidak mampu bertarung lagi

Tentara Israel keluar dari belakang tank Merkava

Desain tersebut juga menambahkan tugas tambahan selain tugas utamanya sebagai MBT, yaitu: Pengangkut Tentara, Kendaran Komando dan Ambulan.
Untuk persenjataan sendiri, Merkava Mk.2B masih menggunakan meriam 105 mm Sharir. Persenjataan ini sangat tidak asing karena pada dasarnya merupakan senjata varian Israel yang berasal dari Royal Ordnance L7. Meskipun Inggris sudah menolak untuk menjual senjata kepada Israel, tapi Israel masih bisa mendapatkan persenjataan legendaris dari inggris yang berasal dari modifikasi Amerika Serikat, Varian Meriam M68 105mm.
Varian Mk.2B juga diberikan fitur tambahan, yaitu Optik Thermal dan impruvisasi dalam Sistem Pengendali Tembakan sehingga memungkinkan Merkava mampu menggunakan penglihatan Thermal
Terakhir, mereka menambahkan 3 Senapan mesin di atas turret yang sudah menjadi standart umum tank-tank modifikasi Israel sejak Magach dihadirkan. yaitu senapan mesin 12.7 mm M2HB dan 2 buah senapan mesin 7.62 mm FN MAG 60-40.
Masih Digunakan Sampai Sekarang
Meskipun Merkava Mk.2 hampir tidak ada bedanya dengan Merkava Mk.1, Merkava Mk.2 masih bertugas sampai sekarang dan belum dipensiunkan sampai saat ini.

Mervaka Mk.2B masih bertugas

Meskipun Merkava Mk.2B masih digunakan sampai sekarang, tapi produksi tank ini berhenti pada tahun 2089. Jadi total dari pembuatan Merkava Mk.2B di tahun 1983 sampai 1989 mencapai 580 buah.

Sumber:
https://www.facebook.com/notes/farmuhan/sejarah-merkava-mk2b-raja-padang-pasir/10157608812152203/
https://en.wikipedia.org/wiki/Merkava
http://www.israeli-weapons(dot)com/weapons/vehicles/tanks/merkava/Merkava.html
http://www.waronline.org/en/IDF/arms/merkava.htm
https://tanks-encyclopedia.com/modern/israel/Merkava.php
https://www.armyrecognition.com/israeli_israel_main_batlle_tank_uk/merkava_2_ii_main_battle_tank_israeli_army_israel_pictures_technical_data_sheet_description_identifi.html
http://www.military-today.com/tanks/merkava_mk2.htm
https://science.howstuffworks.com/chieftain-main-battle-tank.htm
https://tanks-encyclopedia.com/coldwar/UK/chieftain.php
https://tanks-encyclopedia.com/coldwar/France/AMX-30.php

0 Response to "Merkava Mk.2B, Main Battle Tank Buatan Israel Yang Dijuluki Raja Padang Pasir"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel